Menikmati Indahnya Bandung di Atas Laju Bandros

- 10/07/2016




Bandros sebetulnya lebih dikenal sebagai nama salah satu kudapan khas Bandung, yaitu kue serupa panekuk yang terbuat dari adonan cair berkomposisikan tepung beras, parutan kelapa, dan santan. Adonan bandros ini dituangkan ke atas cetakan khusus yang tentu saja dipanaskan menggunakan api (kompor). Bandros ini lebih nikmat disajikan panas, sebagai pelengkap waktu ngopi atau ngeteh anda di pagi maupun siang hari.


Kue bandros biasanya dijual berkeliling dengan pikulan yang memuat kompor, cetakan bandros, dan beberapa potong kue bandros yang sudah siap makan, meskipun biasanya pembeli lebih memilih bandros dadakan, alias bandros panas yang baru saja diangkat dari cetakannya.











Bandros di atas cetakan


Namun dari tangan dan benak kreatif sang walikota Bandung, Ridwan Kamil, bandros kini memiliki asosiasi lain, yaitu akronim Bandung Tour on Bus. Nama tersebut disematkan pada malam tahun baru 2014 kepada sebuah city tour bus dalam acara soft-launching-nya.


Bandros ini berbentuk bus bertingkat dengan desain vintage dan konsep art deco yang mewakili landscape Kota Bandung. Bus berkapasitas kurang lebih 30 orang ini dimaksimalkan di lantai dua, sementara di lantai satu hanya ada 6 kursi bulat, kursi panjang, lalu ada balkon di luar yang bisa dipakai turis untuk berdiri.


Bus wisata yang dibangun melalui sumbangan dana CSR ini pengelolaannya ditangani oleh pihak ketiga, yaitu Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung dan Masyarakat Bandung Peduli Bandung (Mang Dudung).







Bus unik ini tidak bisa berhenti di mana saja untuk menarik penumpang, ya. Jadi untuk bisa berkeliling menggunakan bandros, anda harus datang ke halte bandros di Taman Pustaka Bunga (Belakang Gedung Sate).


Bandros beroperasi setiap hari sabtu s.d kamis mulai pukul 10.00 – 15.00 (Jumat libur), dengan rute dimulai dari Taman Pustaka Bunga (Halte) – Jl. Supratman – Dipenogoro – Gedung Sate – Sulanjana – Ir. H. Juanda (Dago) – Ganesha – Tamansari – Ir. H. Juanda – Dipenogoro – Cilamaya – Ciliwung dan kembali ke Taman Pustaka Bunga.


Bandros juga bisa dibooking loh, mau tau caranya? Kunjungi saja twitter officialnya untuk info lebih lanjut tentang Bandros di sini.


Enjoy Bandung, Enjoy Bandros!



reference: